Blog
masturbasipemblokir pornografiwaktu layartobatislam

Cara Taubat dari PMO dan Berhenti Masturbasi dalam Islam

Cara taubat dari PMO: berhenti, menyesal, istigfar, bertekad tidak mengulangi, lalu mandi wajib. Plus doa tobat, hukum onani, dan cara agar tidak jatuh lagi.

N

Tim Nafs

· 15 menit baca

Cara taubat dari PMO (pornografi, masturbasi, orgasme): berhenti sekarang juga, menyesal, beristigfar kepada Allah, dan bertekad sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya. Jika mani keluar, lakukan mandi wajib lalu kembali salat. Setelah itu, tutup pintu yang biasa membawa Anda kembali, terutama di HP. Jangan berputus asa: Allah mengampuni dosa-dosa semuanya (QS Az-Zumar 39:53).

Jika Anda sedang mencari cara berhenti masturbasi dalam Islam, jangan mulai dengan janji seumur hidup sementara jalur pemicu masih terbuka di tangan Anda.

Mulailah dari sepuluh menit berikutnya: tutup aplikasi atau konten, letakkan ponsel di luar ruangan, ucapkan istigfar, lalu pindah ke ruang bersama atau berjalan sebentar.

Bagi banyak orang, masturbasi terhubung dengan siklus ponsel: konten sugestif, pencarian, pornografi, privasi, tindakan, lalu penyesalan. Blokir aplikasi yang memulai siklus itu dengan Nafs. Di Android, Guard di Nafs juga memblokir situs dewasa yang dikenal di browser yang didukung; di iPhone (iOS 16 atau lebih baru), Nafs menyalakan filter konten dewasa Apple untuk Safari dan tampilan web di dalam aplikasi, ditambah daftar blokir Nafs sendiri.

Pahami siklus PMO Anda

PMO adalah singkatan dari pornografi, masturbasi, dan orgasme. Istilah itu berguna untuk menggambarkan urutan, tetapi tidak perlu menjadi identitas Anda.

Tuliskan tiga kejadian terakhir dan cari pola:

  • Apa emosi sebelumnya?
  • Aplikasi atau situs apa yang dibuka pertama?
  • Kapan dan di mana biasanya terjadi?
  • Apakah Anda lelah, sendirian, atau membawa ponsel ke tempat tidur?
  • Celah apa yang dipakai setelah memutuskan berhenti?

Tujuannya bukan terobsesi dengan angka “streak”. Tujuannya membuat perilaku yang tidak diinginkan lebih sulit dimulai, lebih mudah dihentikan, dan lebih kecil kemungkinannya terulang.

Bagaimana cara bertobat dari PMO?

Jika Anda ingin bertobat dari PMO, hentikan perbuatannya, sesali kesalahan itu, mohon ampun kepada Allah, dan berniat sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya. Al-Qur’an menggambarkan orang yang memohon ampun dan tidak terus melakukan kesalahan itu dengan sadar (QS Ali ‘Imran 3:135).

Tobat bukan alasan untuk membenci diri sendiri. Jika tergelincir lagi, hentikan secepat mungkin dan kembali memohon ampun; jangan berputus asa dari rahmat Allah (QS Az-Zumar 39:53). Lalu cabut satu bagian dari jalan yang membuat siklus itu mudah dimulai, seperti akun atau aplikasi pemicu.

Jangan tinggalkan salat karena malu. Jika Anda dalam keadaan junub, lakukan mandi wajib sebelum salat; Al-Qur’an memerintahkan bersuci dari junub (QS Al-Ma’idah 5:6). Untuk pertanyaan khusus tentang kapan mandi wajib diperlukan, puasa, nazar, atau keadaan pribadi, tanyakan kepada ahli ilmu yang tepercaya.

Syarat taubat menurut para ulama

Untuk dosa antara hamba dan Allah, para ulama merangkum syarat taubat dalam tiga hal. IslamQA (pertanyaan no. 289765) menyebutkannya sebagai berikut:

  1. Melepaskan diri dari dosa. Berhenti sekarang, bukan “nanti, setelah sekali lagi”.
  2. Menyesali dosa yang telah lalu.
  3. Bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.

Jika sebuah dosa menyangkut hak orang lain, IslamQA menambahkan syarat keempat: mengembalikan hak itu atau meminta kerelaan pemiliknya.

Tekad untuk tidak mengulangi bukan hanya kalimat di dalam hati. Menutup jalan yang biasa membawa Anda kembali adalah cara paling nyata untuk menjalankan tekad itu.

Taubat nasuha dari PMO

Allah berfirman:

Arab: تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ

Artinya (terjemahan Kemenag): “Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu.” (QS At-Tahrim 66:8)

Taubat nasuha dari PMO berarti tobat yang tulus: tidak sekadar menyesal sesaat setelah kejadian, tetapi sungguh berniat meninggalkannya dan mengubah keadaan yang membuatnya mudah terulang. Jika Anda tergelincir lagi setelah bertobat, jangan berhenti bertobat. Kembalilah, lalu perbaiki celahnya.

Salat taubat

Salat taubat (sholat taubat) adalah salat sunah dua rakaat. Abu Bakar meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: apabila seorang hamba berbuat dosa, lalu berwudu dengan baik, kemudian salat dua rakaat dan memohon ampun kepada Allah, Allah mengampuninya. Setelah itu beliau membaca QS Ali ‘Imran 3:135 (HR Abu Dawud 1521, dinilai sahih oleh Al-Albani). NU Online menjelaskan tata cara salat taubat beserta niatnya. Jika Anda sedang junub, mandi wajib terlebih dahulu.

Doa tobat dari PMO

Doa tobat dari PMO tidak harus berupa lafal khusus. Doa-doa berikut berasal dari Al-Qur’an dan hadis sahih, dan dapat dibaca untuk dosa apa pun. Bacalah dengan hati yang hadir. Terjemahan ayat mengikuti terjemahan Kementerian Agama RI di Quran.com.

1. Sayyidul istighfar

Rasulullah ﷺ menyebut doa ini sebagai istigfar yang paling utama. Siapa yang membacanya pada siang hari dengan yakin lalu wafat sebelum sore, ia termasuk penghuni surga; demikian pula jika dibaca pada malam hari (HR Bukhari 6306, dari Syaddad bin Aus).

Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin: Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu, a‘udzu bika min syarri ma shana‘tu, abu’u laka bini‘matika ‘alayya wa abu’u laka bidzanbi, faghfir li, fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku. Tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu atasku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”

2. Doa Nabi Adam

Arab: رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Latin: Rabbana zhalamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS Al-A’raf 7:23)

3. Doa Nabi Yunus

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa tidak ada seorang Muslim pun yang berdoa dengan doa ini untuk suatu hal kecuali Allah mengabulkannya (HR Tirmidzi 3505; lafalnya juga terdapat dalam QS Al-Anbiya 21:87).

Arab: لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin: La ilaha illa anta, subhanaka, inni kuntu minazh zhalimin.

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

4. Istigfar pendek untuk diulang

Ibnu Umar menghitung Rasulullah ﷺ mengucapkan doa ini seratus kali dalam satu majelis (HR Abu Dawud 1516, dinilai sahih oleh Al-Albani).

Arab: رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَىَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Latin: Rabbighfir li wa tub ‘alayya, innaka antat tawwabur rahim.

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.”

Doa agar tidak PMO lagi

Arab: رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

Latin: Rabbana la tuzigh qulubana ba‘da idz hadaitana wa hab lana min ladunka rahmah, innaka antal wahhab.

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” (QS Ali ‘Imran 3:8)

Doa agar tidak mengulangi paling jujur bila disertai usaha. Setelah berdoa, ambil satu langkah nyata malam ini juga, misalnya mengunci aplikasi yang paling sering memulai siklus.

Cara menghapus dosa PMO

Yang menghapus dosa adalah Allah. Al-Qur’an dan Sunnah menunjukkan jalannya:

  1. Tobat yang sungguh-sungguh. QS At-Tahrim 66:8 di atas mengaitkan tobat yang semurni-murninya dengan harapan dihapusnya kesalahan. Bagi orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh, “kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan” (QS Al-Furqan 25:70).
  2. Iringi keburukan dengan kebaikan. Rasulullah ﷺ berpesan kepada Abu Dzar: bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada, dan iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu menghapusnya (HR Tirmidzi 1987, hasan). Dalam ayat tentang mendirikan salat, Allah berfirman, “Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan” (QS Hud 11:114).
  3. Perbanyak istigfar. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa beliau beristigfar dan bertobat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari (HR Bukhari 6307).
  4. Salat taubat, seperti dijelaskan di atas.
  5. Ubah jalannya. Kebaikan setelah dosa adalah bagian dari kembali, bukan tiket untuk mengulang. Ukuran yang lebih jujur: apakah jalan menuju dosa itu sekarang lebih sulit dibuka?

Setelah PMO, apa yang harus dilakukan?

Jika baru saja terjadi, lakukan langkah ini tanpa menunda karena malu:

  1. Berhenti dan jauhkan HP. Tutup konten, kunci layar, dan keluar dari kamar atau tempat sepi.
  2. Istigfar dan tobat. Sesali, mohon ampun, dan niatkan untuk tidak mengulangi. Gunakan doa di atas.
  3. Mandi wajib jika mani keluar. NU Online menjelaskan bahwa keluarnya mani, termasuk karena “mempermainkannya” atau karena gairah dari penglihatan dan pikiran, membuat seseorang junub dan wajib mandi (NU Online: niat, cara, dan adab mandi wajib). Rukunnya adalah niat di dalam hati dan meratakan air ke seluruh rambut dan kulit; najis yang ada di badan juga wajib dihilangkan. Arti niat yang dicantumkan NU Online: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.” Langkah lengkapnya ada di panduan mandi wajib (ghusl).
  4. Ketahui larangan saat junub. Menurut artikel NU Online yang sama (mazhab Syafi’i), orang junub dilarang antara lain salat, berdiam di masjid, tawaf, membaca Al-Qur’an, dan menyentuh mushaf. Karena itu, segeralah mandi.
  5. Jangan tinggalkan salat. Setelah mandi, kerjakan salat yang sedang masuk waktunya. Rasa malu tidak menggugurkan kewajiban salat.
  6. Salat taubat dua rakaat jika Anda ingin menambah kebaikan setelah dosa.
  7. Tutup satu celah malam ini juga. Catat pemicu pertama, lalu kunci aplikasi itu atau pindahkan ponsel keluar kamar.

Niat dan cara mandi wajib, hukum sholat, serta rencana 24 jam setelah tergelincir dijelaskan lebih rinci di panduan setelah PMO.

Jika kejadiannya saat berpuasa, hukum puasanya dibahas tersendiri oleh para ulama. Tanyakan kepada ustaz atau ulama yang tepercaya. Ringkasan pendapat ulama, termasuk qadha dan perbedaan siang dan malam Ramadan, ada di apakah onani (PMO) membatalkan puasa.

Hukum onani dalam Islam

Ulama berbeda pendapat tentang hukum onani (istimna’, masturbasi) yang dilakukan sendiri. Nafs tidak mengeluarkan fatwa. Berikut ringkasan dua rujukan Indonesia:

  • NU Online (Onani dan Masturbasi Menurut Hukum Islam, M. Tatam Wijaya, 2019) memaparkan bahwa mazhab Syafi’i dan Maliki mengharamkannya, antara lain dengan dalil QS Al-Mu’minun 23:5–7. Mazhab Hanafi dan Hanbali juga mengharamkannya, tetapi membolehkan dalam keadaan darurat, yaitu ketika khawatir terjerumus zina dan tidak memiliki pasangan. Sebagian ulama, seperti Ibnu Hazm, memakruhkannya. Penulis menilai dalil Syafi’i dan Maliki lebih kuat. Ia menyarankan menikah bagi yang mampu; bagi yang belum mampu, berpuasa, mendekatkan diri kepada Allah, mengisi waktu dengan kegiatan positif, dan menjauhi pemicu.
  • Suara Muhammadiyah (Hukum Onani, rubrik Tanya Jawab Agama dari Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, pertama terbit di majalah tahun 2010) menyimpulkan bahwa onani makruh karena tidak etis dan tidak pantas. Dalam kondisi tertentu boleh, tetapi tidak boleh dilakukan secara rutin atau terus-menerus.

Di Indonesia, mazhab Syafi’i paling banyak diikuti. Karena pendapat ulama berbeda, tanyakan keadaan pribadi Anda kepada ustaz atau ulama yang tepercaya. Kedua rujukan sama-sama tidak membenarkannya sebagai kebiasaan. Dalam siklus PMO, pemicunya biasanya pornografi; hukumnya dibahas di panduan berhenti nonton film dewasa. Rincian pendapat 4 mazhab, dalilnya, dan pengecualian darurat ada di hukum onani (PMO) dalam Islam.

Putus jalur di ponsel

Perkuat lingkungan secara berlapis:

  1. Hapus akun, file, dan aplikasi yang paling sering memicu.
  2. Aktifkan filter konten dewasa dan SafeSearch.
  3. Matikan browser pribadi atau browser cadangan jika memungkinkan.
  4. Jangan isi daya ponsel di kamar tidur.
  5. Minta orang tepercaya memegang kode pembatasan.
  6. Tempatkan aplikasi pemicu di balik batas waktu yang jelas.

Nafs dapat membantu pada lapisan aplikasi. Anda memilih aplikasi yang dibatasi; ibadah yang didukung dapat memberi waktu layar untuk aplikasi pilihan. Ini menciptakan jeda sebelum ketukan otomatis.

Atur Nafs untuk aplikasi pemicu Anda sekarang. Di Android, Guard di Nafs juga memblokir domain situs dewasa yang dikenal di browser yang didukung. Di iPhone (iOS 16 atau lebih baru), Nafs melindungi aplikasi pilihan dan, dengan izin Durasi Layar, menyalakan filter konten dewasa Apple untuk Safari dan tampilan web di dalam aplikasi, ditambah daftar blokir Nafs sendiri. Nafs bukan pemblokir seluruh internet, jadi tetap gunakan lapisan lain dan akuntabilitas untuk perlindungan yang lebih luas.

Gunakan rencana 60 detik saat dorongan datang

Jangan berdebat lama dengan dorongan sambil memegang ponsel terbuka.

  • 0–10 detik: kunci layar.
  • 10–20 detik: berdiri dan keluar dari tempat pribadi.
  • 20–40 detik: tarik napas perlahan dan ucapkan istigfar.
  • 40–60 detik: mulai tindakan pengganti: wudu, berjalan, beberapa gerakan olahraga, atau menghubungi orang pendukung.

Setelah itu, lindungi sepuluh menit berikutnya dengan Al-Qur’an, zikir, doa, salat ketika sesuai, atau tugas fisik yang sudah Anda siapkan.

Rencana tujuh hari yang realistis

Hari 1: catat pola dan tutup celah paling jelas.
Hari 2: pindahkan ponsel keluar kamar pada malam hari.
Hari 3: bersihkan feed, akun, dan file tersimpan.
Hari 4: pilih satu orang pendukung dan sepakati cara cek singkat.
Hari 5: siapkan rutinitas setelah stres atau kesepian.
Hari 6: tinjau waktu paling berisiko dan jadwalkan kegiatan pengganti.
Hari 7: evaluasi apa yang berhasil tanpa melebih-lebihkan kegagalan.

Tentang puasa, pernikahan, dan olahraga

Ibadah, puasa, olahraga, dan pernikahan dapat menjadi bagian dari kehidupan yang sehat, tetapi jangan memperlakukan salah satunya sebagai tombol ajaib. Pernikahan bukan “obat” yang boleh membebani pasangan dengan masalah yang belum ditangani. Bila ingin menerapkan nasihat agama pada situasi pribadi, mintalah bimbingan ulama yang memahami konteks Anda.

Rasulullah ﷺ menganjurkan para pemuda yang mampu untuk menikah, karena pernikahan lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan, dan menganjurkan yang belum mampu untuk berpuasa (HR Bukhari 5066).

Jika terjadi kekambuhan

Hentikan secepat mungkin. Jangan berkata, “Hari ini sudah rusak, jadi lanjut saja.” Catat pemicu pertama, perbaiki satu celah, bertobat, dan kembali ke rutinitas.

Jika perilaku terasa kompulsif atau mengganggu hidup, bantuan konselor atau terapis berlisensi dapat berjalan bersama dukungan spiritual. Ciri-ciri kecanduan PMO menurut WHO, efek yang terbukti dan yang hanya mitos, serta apa yang bisa berubah setelah berhenti dijelaskan di kecanduan PMO: ciri-ciri dan efeknya. Jika Anda di bawah umur dan ada orang yang meminta gambar seksual, mengirim konten, atau mengancam Anda, beri tahu orang dewasa aman dan hubungi layanan darurat setempat jika ada bahaya langsung.

Cara Nafs membantu Anda agar tidak jatuh lagi

Al-Qur’an tidak hanya melarang zina; Al-Qur’an melarang mendekatinya (QS Al-Isra’ 17:32) dan memerintahkan orang beriman menjaga pandangan (QS An-Nur 24:30). Tekad untuk tidak mengulangi adalah bagian dari tobat, dan menjauhi jalan menuju dosa adalah cara menjalankan tekad itu. Bagi banyak orang, jalan itu ada di HP. Nafs adalah salah satu cara menutupnya. Agama tidak mewajibkan aplikasi ini, dan tidak ada aplikasi yang menjamin hasil; Nafs membantu Anda menjalankan niat yang sudah Anda buat.

Yang akan Anda lakukan di Nafs:

  • Pilih aplikasi pemicu di tab Benteng (iPhone dan Android). Aplikasi itu terkunci. Ibadah seperti membaca Al-Qur’an, zikir, doa, dan salat mengembalikan waktu layar untuk aplikasi biasa yang Anda izinkan. Konten dewasa tidak pernah menjadi sesuatu yang bisa “dibuka” dengan ibadah.
  • Aktifkan perlindungan situs dewasa. Di Android, Guard memblokir domain situs dewasa yang dikenal di browser yang didukung setelah izin Aksesibilitas diberikan. Di iPhone (iOS 16 atau lebih baru), Nafs menyalakan filter konten dewasa Apple untuk Safari dan tampilan web di dalam aplikasi dengan izin Durasi Layar, ditambah daftar blokir Nafs sendiri. Cakupannya bergantung pada browser dan perangkat; perlindungan ini tidak memfilter setiap feed di dalam aplikasi, setiap browser, atau perangkat lain.
  • Gunakan bantuan saat dorongan datang (iPhone dan Android). Ketuk tombol “Aku merasakan godaan” di layar Hari Ini atau di tab Benteng. Tombol itu membuka alat penyelamat dengan timer 10 menit untuk membantu Anda melewati gelombang dorongan.
  • Nyalakan “Kunci aplikasi saat waktu salat” (Android). Aplikasi yang terkunci berhenti selama 15 menit di setiap waktu salat sampai Anda mencatat salat.
  • Ikuti kursus pemulihan singkat (iPhone dan Android), seperti “Tame Your Nafs” (judul dan isi kursus saat ini berbahasa Inggris), untuk memahami nafsu, bertahan dari dorongan, dan membangun kembali kebiasaan.
  • Aktifkan Niat Baja (iPhone dan Android, Pro). Mematikan perlindungan di dalam Nafs memerlukan jeda pendinginan 24 jam, sehingga keputusan saat dorongan memuncak tidak langsung berlaku.

Di iPhone (iOS 16 atau lebih baru), Nafs melindungi aplikasi pilihan dengan Durasi Layar dan menyediakan perlindungan situs dewasa, tombol “Aku merasakan godaan”, kursus, Niat Baja, serta fitur ibadah. Nama Guard hanya dipakai di Android, dan kunci aplikasi saat waktu salat saat ini hanya ada di Android. Periksa perlindungan di HP Anda setelah pengaturan.

Pemblokir yang bisa Anda matikan sendiri juga bisa Anda lewati. Karena itu, libatkan orang tepercaya, misalnya untuk memegang kode Durasi Layar, atau tambahkan lapisan perlindungan lain.

Nafs gratis diunduh dengan pembelian opsional di dalam aplikasi. Paket dan batas fitur berbeda menurut platform dan wilayah. Lihat cara kerja Nafs untuk berhenti PMO dan pasang aplikasinya, lalu kunci aplikasi pemicu pertama Anda.

Pertanyaan singkat

Apakah dorongan berarti saya gagal?

Tidak. Dorongan adalah pengalaman; tindakan berikutnya adalah keputusan. Siapkan jarak dan rencana sebelum dorongan menjadi kuat.

Apakah satu kali tergelincir menghapus semua kemajuan?

Tidak. Pelajari celahnya, perbaiki sistem, dan kembali kepada Allah tanpa menunda.

Apakah dosa PMO bisa diampuni?

Allah berfirman, “Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya” (QS Az-Zumar 39:53). Bertobatlah dengan sungguh-sungguh, perbanyak kebaikan, dan tutup jalan yang membawa Anda kembali.

Apakah boleh salat setelah PMO?

Salat tetap wajib. Jika mani keluar, Anda junub dan perlu mandi wajib sebelum salat, sebagaimana dijelaskan NU Online di atas. Setelah mandi, salatlah seperti biasa; jangan menundanya karena malu.

Panduan apa yang terkait?

Baca cara berhenti menonton pornografi dan rencana sepuluh menit untuk mengendalikan dorongan seksual. Untuk memasang penghalang di HP, lihat aplikasi untuk berhenti PMO.

Buat penghalang antara dorongan dan ketukan berikutnya.

Gunakan Nafs untuk memblokir aplikasi pemicu pilihan dan arahkan jeda itu menuju Al-Qur’an, zikir, doa, atau salat. Untuk situs dewasa, gunakan juga filter perangkat atau filter khusus dan dukungan orang tepercaya.

Blokir aplikasi pemicu pertama dengan Nafs

Nafs bukan terapi dan tidak memblokir semua situs. Cakupan bergantung pada platform, browser, izin, dan versi aplikasi saat ini.